Free Course Karimatarii
Pengantar
Selamat datang!
Di Free Course kita yang pertama ini, Karimatarii ingin mengajak anda berkenalan secara serius dengan dunia minyak atsiri dan aromaterapi. Agar perjalanan belajar lancar dan menyenangkan, silakan membaca beberapa poin di bawah ini terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke materi selanjutnya.
Kelas ini dirancang sebagai kelas awal bagi siapa saja yang tertarik untuk berkenalan singkat dengan dunia minyak atsiri dan penerapan sehari-harinya yang kaya manfaat. Sebagai kelas awal, kelas ini tidak mensyaratkan pesertanya memiliki latar belakang pengetahuan apapun tentang aromaterapi. Semua orang bisa mulai dari sini.
Materi dalam kelas ini langsung Pengenalan Dasar Aromaterapi, kenapa tanaman memproduksi minyak atsiri, manfaat beberapa jenis minyak atsiri yang umum dipakai setiap hari, bagaimana cara menggunakannya secara aman dan efektif, serta beberapa resep DIY. Kelas Free ini menjadi jembatan penghubung anda memasuki kelas-kelas lanjutan lainnya sekiranya anda ingin melanjutkan ketertarikan anda ke tahap yang lebih dalam lagi.
Secara umum, materi terbagi dalam 5 materi utama. Saat anda pertama kali mengakses kelas, kami sarankan untuk mengikuti alur belajar secara berurutan dari materi Definisi Aromaterapi sampai dengan materi Blending. Materi Blending akan memberikan anda pengalaman unik dan penting karena anda akan praktek langsung mengenal aroma, karakter dan manfaat masing-masing minyak atsiri. Oleh karena itu kami berharap anda mempersiapkan diri dan meluangkan waktu yang cukup untuk belajar secara mandiri di bagian ini.
Kami tidak melayani konsultasi tentang penyakit tertentu dan minyak atsiri yang cocok dipakai, tetapi kami terbuka jika anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, kritik, maupun saran dengan mengirim email ke karimatarii.edu@gmail.com.
Semoga perjalanan belajar anda menyenangkan!
Team Pengajar
Team pengajar yang mengasuh kelas ini adalah Karimatarii yang terdiri dari Arlin Chondro, Ellie Ruslim, dan Hanny Gunawan.
Yuk simak cerita singkat perjalanan mereka bersama minyak atsiri agar semakin kenal.
Arlin mulai belajar aromaterapi dari browsing internet di tahun 2014, karena mencari terapi alternatif untuk anaknya yang alergi dan asma. Tapi lama-lama dia merasakan kok ada yang kurang–lalu autodidaknya naik ke baca buku tentang aromaterapi sambil DIY produk aromaterapi. Akhirnya di tahun 2016, mengambil sertifikasi di Aromahead Institute melalui Scholar’s Programnya. Di tahun 2016 juga Arlin memulai @peekme.naturals, produk aromaterapi untuk kesehatan preventif seluruh keluarga.
EO favorit Arlin adalah sandalwood Kupang, dan berharap supaya di Indonesia pembudidayaannya bisa lebih berkelanjutan dan diawasi dengan baik.
Karimatarii adalah grup yang menjadi safe circle buat Arlin bukan cuma bahas aromaterapi tapi juga diri sendiri, hal-hal sekarang, dan keluarga. Semoga Karimatarii bisa menjadi force of good yang lebih besar di Indonesia!
———-
Dalam kesehariannya, Ellie lekat dengan dunia emosi dan perilaku remaja. Bergelut sebagai seorang konselor sekolah selama hampir 25 tahun, Ellie menyaksikan sendiri bagaimana aroma minyak atsiri yang digunakan dalam ruangan konselingnya hampir selalu berhasil membawa perubahan suasana hati, membantu mengurai kusutnya konflik remaja, melelehkan kebekuan komunikasi, serta menghasilkan perilaku positif selama sesi konseling.
Pengalaman lapangan ini berpadu dengan kecintaannya mengajar mendorong Ellie mengambil sertifikasi sebagai aromaterapis pada tahun 2018 di Franklin Institute of Wellness, Amerika Serikat, yang diselesaikannya pada Maret 2020. Sertifikasi ini sekaligus memantapkan niatnya untuk terjun ke dunia aromaterapi di Indonesia sebagai seorang pengajar. Harapannya adalah suatu hari ini orang Indonesia tidak lagi perlu harus berguru jauh ke negeri orang untuk mendapatkan informasi yang benar, dan Indonesia akan bisa mengeluarkan sertifikasi sendiri bagi aromaterapis Indonesia.
Minyak atsiri dari keluarga sitrus adalah cinta pertamanya dan masih bertahan sampai sekarang. Ellie sangat mencintai aroma bergamot, lemon, sweet orange, yuzu, green mandarin, red mandarin yang tidak pernah gagal menciptakan rasa bahagia dalam dirinya, dan hampir selalu ada dalam blend yang dibuatnya.
Karimatarii adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Ellie yang selalu mendambakan bertemu dengan orang-orang yang sevisi dengan dirinya. Karimatarii adalah keluarga kedua baginya, tempat ia bisa mencurahkan segala ide dan kegilaan tentang bagaimana pengetahuan aromaterapi harus disebarluaskan di Indonesia, yang adalah surga dari banyak minyak atsiri berbahan dasar rempah-rempah yang kaya manfaat.
———-
Berangkat dari perusahaan keluarga yang bergerak di bidang minyak atsiri dan aroma ingredients yang didirikan lebih dari setengah abad lalu, dipadukan dengan latar belakang pendidikan sarjana kimia dan teknologi pangan membuat minyak atsiri menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seorang Hanny Gunawan.
Di awal karirnya Hanny adalah seorang pencipta perisa, dan ini berlangsung hingga tahun 2016. Kunjungan ke India pada tahun yang sama untuk menghadiri konferensi aromaterapi membuka mata Hanny, menambah kaya khasanah minatnya sehingga akhirnya membuat Hanny memutuskan untuk mengambil studi lanjutan aromaterapi di American College of Healthcare Sciences dan meraih Graduate Degree Certificate in Aromatherapy pada tahun 2018. Di tahun yang sama Hanny dan seorang temannya mendirikan Saint Helens yang meluncurkan berbagai blend minyak atsiri hasil karyanya.
Dua minyak atsiri yang menjadi kesayangan Hanny adalah Geranium dan Helichrysum. Baginya keindahan minyak atsiri terletak pada segudang manfaat yang terkandung didalamnya yang dapat membantu meringankan berbagai masalah kesehatan serta menghasilkan wellness for mind, body and soul.
Definisi Aromaterapi
Baca :
Sepanjang peradaban manusia di berbagai belahan dunia, pemanfaatan tanaman aromatik lekat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaannya sebagai bagian dari ritual keagamaan, mengusir roh jahat, proses membalsem mayat, mengusir wabah, menyembuhkan penyakit, hingga kecantikan. Nenek moyang bangsa Indonesia pun sering menggunakan tanaman aromatik, terutama rempah-rempah untuk maksud yang sama: Menghirup aroma bawang merah, buah kemukus, rimpang kencur untuk pengobatan pilek, membakar kemenyan (benzoin) dalam ritual keagamaan, mengolah bunga pacar cina, mawar dan melati untuk kecantikan dan kesehatan kulit.
Berkembangnya ilmu sains dan ditemukannya teknologi distilasi membawa tanaman aromatik ke level yang lebih tinggi dengan pemanfaatan minyak atsiri yang dihasilkan. Sama seperti jaman dahulu dimana tanaman aromatik ada dalam hidup sehari-hari, saat ini minyak atsiri juga sudah hadir dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Tidak hanya untuk mengobati gejala penyakit, tapi minyak atsiri hadir dalam produk kecantikan, rumah tangga, bumbu dapur, produk pembersih, dan banyak lagi.
Walau tanaman aromatik dan minyak atsiri sudah lebih dahulu dimanfaatkan, kata “aromatherapie” sendiri baru digunakan pertama kali di tahun 1937 oleh Rene Maurice Gattefosse seorang ahli kimia asal Perancis yang menerbitkan buku berjudul Aromathérapie. Hal tersebut menandai lahirnya dunia aromaterapi modern.
Secara umum aromaterapi dapat didefinisikan sebagai pendekatan holistik dan terukur dengan memanfaatkan minyak atsiri murni yang dihasilkan oleh tanaman aromatik untuk membantu memelihara dan meningkatkan kesehatan tubuh dan mental.
Definisi di atas mengandung beberapa kata kunci yang menjadi ciri khas aromaterapi:
- Pendekatan holistik: aromaterapi melihat manusia sebagai satu kesatuan utuh antara tubuh, pikiran, dan jiwa, dimana satu mempengaruhi yang lain.
- Terukur: memanfaatkan aromaterapi haruslah tetap dengan cara-cara yang terukur dan terkendali, mengikuti kaidah-kaidah ilmiah dan keselamatan.
- Minyak atsiri: aromaterapi menggunakan minyak atsiri murni yang dihasilkan oleh tanaman aromatik sebagai media mencapai target kesembuhan, kesejahteraan, kesehatan yang diinginkan. Minyak atsiri yang dimaksud haruslah minyak atsiri yang utuh dan lengkap, dalam artian semua komponennya alami berasal dari tumbuhan, tidak ditambah ataupun dikurangi melalui proses kimiawi di pabrik.
- Kesehatan tubuh dan mental: mencoba memahami gejala fisik tidak terlepas dari mendalami apa yang terjadi di pikiran dan juga emosi, demikian juga sebaliknya.
Aromaterapi sangat populer di kalangan masyarakat pada masa ini disebabkan karena beberapa hal:
- Aromaterapi relatif mudah dipadupadankan dengan pendekatan kesehatan lain maupun dengan produk perawatan kesehatan lainnya.
- Aromaterapi mudah didapat, dengan harga cukup terjangkau
- Aroma berasosiasi dengan rasa nyaman, bersih, tenang dan senang
- Aroma melibatkan langsung 2 indra manusia: penciuman dan kulit
- Aromaterapi memiliki manfaat terapeutik
Minyak atsiri memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh fisik dan mental, diantaranya:
- Mengatasi masalah-masalah ringan pada tulang, sendi dan otot
- Meredakan gangguan pencernaan
- Menciptakan suasana hati yang diinginkan
- Mendukung emosi positif dan perasaan yang seimbang
- Mengatasi masalah kulit ringan
- Meringankan gangguan pernapasan
- Meremajakan kulit wajah
- Sebagai cairan antiseptik pembersih luka
- Meningkatkan kekebalan tubuh
- Pembersih permukaan meja, dapur, dan perabotan rumah tangga lain.
Ada sekitar 390.000 jenis tanaman, hanya sekitar 3000 – 4000 tanaman yang masuk dalam kategori tanaman aromatik. Dari ribuan tanaman aromatik tersebut ada sekitar 400- 500 yang menghasilkan minyak atsiri yang dipakai oleh masyarakat umum.
Molekul aromatik pada tanaman sejatinya adalah cara tanaman berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya demi melangsungkan kehidupannya, karena mereka tidak dapat berpindah tempat.
Secara spesifik, molekul aromatik pada tanaman berfungsi untuk:
- Menarik perhatian serangga, lebah, kupu-kupu, burung yang dapat membantu penyerbukan. Minyak atsiri yang dihasilkan dari jenis tanaman ini biasanya berasal dari kelopak bunga atau kuncup bunga. Contohnya: Mawar (Rosa damascena), Melati (Jasmine sambac), Kenangan (Cananga odorata)
- Mengusir tanaman pengganggu di sekitar. Pohon pinus (Pinus sylvestris) mengeluarkan molekul aromatik tertentu sehingga tanaman lain tidak dapat tumbuh di sekitarnya.
- Membunuh bakteri, virus dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman. Kulit pohon sandalwood (Santalum album) mengeluarkan aroma agar terhindar dari serangan kutu dan jamur.
- Menyembuhkan luka. Pohon Frankincense (Boswelia carterii) menghasilkan getah untuk menutupi luka pada kulit pohon yang tergores.
- Secara umum, menaikkan kekebalan tubuh tanaman.
Molekul aromatik minyak atsiri dapat ditemukan pada bagian yang berbeda-beda pada tanaman:
- Akar: vetiver, spikenard
- Batang: sandalwood, cedarwood,
- Biji: coriander seed, cardamom
- Daun: eucalyptus, peppermint, cypress
- Getah: frankincense, benzoin
- Kelopak bunga: mawar, melati, kenanga, neroli
- Kulit buah: lemon, bergamot, lime, sweet orange
- Kuncup bunga: clove bud
- Perdu: rosemary, thyme
- Rimpang: ginger, turmeric
- Tangkai: lemongrass
Proses Minyak Atsiri
Baca :
Kebanyakan minyak atsiri dihasilkan melalui dua proses di bawah ini:
- Proses ekspresi/cold pressing (pengempaan): proses ini pada umumnya banyak dilakukan untuk minyak atsiri yang dihasilkan dari dari keluarga jeruk-jerukan, dimana kulit jeruk dihancurkan dengan cara mengempa (digaruk) tanpa menggunakan panas. Contoh, minyak atsiri lemon (Citrus limon), bergamot (Citrus bergamia), lime (Citrus aurantifolia), dan grapefruit (Citrus paradisi). Minyak atsiri sitrus yang dihasilkan dengan cara ini biasanya bersifat photosensitive.
- Proses distilasi (penyulingan) : Proses ini menggunakan panas untuk menguapkan minyak atsiri dari bagian tanaman yang didistilasi. Setelah melewati sistem pendingin, komponen air dan minyak yang terkandung dalam tanaman aromatik akan terpisah. Air yang dihasilkan dari proses distilasi ini disebut hydrosol/hydrolat.
Sebagai gambaran:
- 100 kg rimpang jahe menghasilkan 800 gram minyak atsiri jahe
- 100 kg biji adas (fennel) menghasilkan kurang lebih 2 kg minyak atsiri adas
- 100 kg daun nilam (patchouli) menghasilkan kurang lebih 2 kg minyak atsiri nilam
- 75 buah lemon menghasilkan kurang lebih 15 ml minyak atsiri lemon
- 10.000 kelopak bunga mawar menghasilkan 5 ml minyak atsiri murni Rose.
Tanaman atsiri yang berbeda terkadang dapat memiliki nama panggilan yang sama, sehingga terkadang kita bisa saja terkecoh ketika memilih. Satu-satunya cara untuk memastikan adalah dengan memeriksa nama latin yang tertera pada label botol minyak atsiri, sebab tidak ada dua tanaman yang memiliki nama latin yang sama.
Salah satu tanaman yang paling sering menimbulkan kebingungan adalah Lavender. Lavender yang paling umum dipakai dalam dunia aromaterapi untuk membantu relaksasi dan tidur lelap adalah yang memiliki nama latin Lavandula angustifolia. Selain itu ada juga Spike Lavender (Lavandula latifolia), Spanish Lavender (Lavandula stoechas) dan juga Lavandin (Lavandula intermedia).
Contoh lain adalah tanaman Eucalyptus. ada setidaknya 3 jenis tanaman eucalyptus yang dikenal: Eucalyptus globulus, Eucalyptus radiata, dan Eucalyptus citriodora. Jenis globulus dan radiata memiliki kemiripan kandungan kimia utama yaitu 1.8 cineole yang baik untuk pernapasan, namun dengan konsentrasi yang berbeda. Sedangkan citriodora memiliki kandungan yang berbeda dan memiliki aroma yang lebih mirip tanaman citronella.
Ketidakpahaman akan hal dasar ini dapat membuat kita salah memilih minyak atsiri dan menjadi kecewa karena tidak merasa minyak atsiri tidak ampuh.
Perbedaan iklim, kondisi alam, dan letak geografis dapat menyebabkan tanaman yang sama memiliki komponen kimia minyak atsiri yang berbeda. Dengan demikian pemanfaatnnya juga menjadi berbeda.
Perbedaan komponen kimia dalam tanaman yang sama dibedakan dengan memberi istilah
“chemotype (ct.)” pada namanya.Sebagai contoh, tanaman Thyme (Thymus vulgaris) memiliki sedikitnya 4 jenis chemotype:
- Thyme ct thymol
- Thyme ct. carvacrol
- Thyme ct. geraniol
- Thyme ct. linalool
Contoh lain adalah tanaman Rosemary (Salvia romarinus) memiliki beberapa jenis chemotype:
- Rosemary ct. cineole, banyak dihasilkan di negara Tunisia dan Maroko
- Rosemary ct. camphor, banyak dihasilkan di negara Spanyol
- Rosemary ct. verbenone, banyak dihasilkan di negara Perancis.
Panduan Penggunaan
Baca :
Berbeda dengan parfum yang hanya berfungsi sebagai pewangi pakaian atau tambahan kosmetik untuk mempercantik diri, minyak atsiri mengandung komponen molekul kimia yang memiliki segudang manfaat untuk mendukung kesehatan, kecantikan, dan kebersihan rumah tangga. Oleh karena itu, minyak atsiri sering digunakan dalam berbagai produk dalam hidup sehari-hari, baik yang berhubungan langsung dengan tubuh fisik, kesehatan psikis, maupun kegiatan rumah tangga lainnya.
Di dalam modul perkenalan ini, kita akan memperkenalkan secara ringkas dua cara yang paling umum untuk memanfaatkan produk yang mengandung minyak atsiri:
a. Topikal
Dengan cara mengoleskan minyak atsiri yang sudah diencerkan ke atas permukaan kulit. Permukaan kulit memiliki pori-pori sehingga memungkinkan molekul l minyak atsiri terserap ke dalam tubuh.
Penggunaan topikal sering dipilih untuk tujuan memperbaiki keadaan kulit tertentu, atau memberi keharuman yang dapat dirasakan sepanjang hari.
Oleh karena minyak atsiri sangat ampuh, sebaiknya diencerkan dengan menggunakan minyak nabati sebelum dioles pada kulit.
Dalam modul ini kita akan berlatih membuat beberapa produk penggunaan topikal seperti roll on dan minyak pijat.
b. Inhalasi
Inhalasi memiliki 2 jalur unik untuk masuk ke dalam tubuh kita:
Jalur pertama adalah melalui indra penciuman menuju otak. Di sana aroma minyak atsiri menstimulasi otak dan sistem limbik dan menghasilkan perasaan positif (dan negatif). Perasaan positif akan memicu reaksi tubuh positif seperti menjadi lebih relax, lebih tenang, lebih senang, menurunkan degup jantung, menurunkan tekanan darah.
Jalur kedua adalah melalui indra penciuman menuju paru-paru. Di sana molekul minyak atsiri membantu melegakan masalah-masalah pernapasan.
Cara yang umum digunakan untuk inhalasi adalah dengan menggunakan diffuser, inhaler, dan steam.
Penyimpanan minyak atsiri yang benar akan membuat usia minyak atsiri semakin panjang (shell life) dan kualitasnya tetap terjaga.
Tiga musuh utama yang dapat mempercepat rusaknya molekul minyak atsiri, atau yang kerap disebut dengan teroksidasi adalah: oksigen, sinar matahari / sinar UV, dan panas.
Proses oksidasi menyebabkan molekul kimia yang terkandung di dalam minyak atsiri berubah bentuk sehingga terjadi perubahan pada bau (menjadi lebih asam, menjadi tidak enak), kekentalan, warna (menjadi lebih keruh) serta penurunan manfaat terapeutiknya. Tak jarang minyak atsiri yang sudah teroksidasi menimbulkan efek samping yang merugikan pemakainya.
Untung memperpanjang usia simpan dan mempertahankan kualitas minyak atsiri, lakukan hal-hal berikut:
- Simpan minyak atsiri di tempat yang sejuk (dalam ruang ber AC, atau di dalam kulkas). Minyak atsiri dari golongan citrus seperti orange, lemon, lime, grapefruit, dan minyak atsiri dari bunga yang dihasilkan melalui proses solvent extraction sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin.
- Simpan di tempat yang gelap atau tertutup, terhindar dari sinar matahari langsung.
- Simpan di dalam botol berwarna gelap.
- Pindahkan minyak atsiri ke botol yang lebih kecil apabila volumenya sudah banyak berkurang.
Minyak atsiri memiliki masa simpan berbeda-beda bergantung jenisnya. Dalam kondisi penyimpanan ideal, minyak atsiri dapat bertahan sampai hitungan tahun.
Secara umum, masa simpan minyak atsiri adalah sebagi berikut:- 1-2 tahun: keluarga citrus, tea tree, rosemary, bergamot.
- 2-3 tahun: keluarga pinus, eucalyptus, frankincense, juniper, cypress
- 3-4 tahun: lemongrass, citronella, cengkeh, lavender, geranium, clary sage, peppermint, ginger, ylang ylang.
- lebih dari 5 tahun: nilam (patchouli), cedarwood, sandalwood, vetiver.
Sering kita mendengar pernyataan “karena minyak atsiri murni terbuat dari tanaman, maka 100% aman digunakan oleh siapapun, pada segala situasi, dengan cara apapun” sehingga bermunculan berbagai informasi penggunaan yang di media sosial yang terkadang berlebihan dan dapat membahayakan.
Minyak atsiri murni adalah hasil distilasi/ekstraksi/ekspresi dengan konsentrasi yang kuat dan pekat, dimana molekul-molekul kimianya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan manusia, tetapi juga terkadang memiliki sifat alami dapat mengiritasi kulit, selaput lendir, atau menyebabkan reaksi phototoxic di kulit. Dengan demikian, penggunaan minyak atsiri sebaiknya tetap memerlukan perhitungan dosis yang cermat untuk mendapat manfaat maksimal dengan resiko yang kecil.
Penting bagi pemakai aromaterapi untuk memiliki pemahaman yang baik akan tanaman atsiri, manfaat terapeutik, potensi efek samping, dan kaidah pemakaian yang benar dan aman.
Berikut adalah petunjuk umum pemakaian yang aman:
- Selalu encerkan minyak atsiri sebelum digunakan pada kulit
- Encerkan dengan menggunakan minyak nabati seperti almond oil, avocado oil, olive oil, virgin coconut oil, jojoba, dan lain lain.
- Selain menggunakan minyak nabati, minyak atsiri juga dapat dicampurkan pada lotion tidak berbau, aloe vera jelly, dan carrier lainnya, tergantung target yang ingin dicapai.
- Panduan umum pengenceran:
- Pada orang dewasa yang sehat: 15 – 18 tetes minyak atsiri didalam 30 ml minyak nabati (3% dilution)
- Pada anak-anak 6 tahun ke atas dan ibu hamil: 5 – 6 tetes minyak atsiri di dalam 30 ml minyak nabati (1% dilution)
- Penggunaan pada bayi dan anak-anak harus sangat berhati-hati. Konsultasikan dengan aromaterapis dan dokter yang merawat sebelum menggunakannya pada bayi, balita, dan anak-anak dibawah 6 tahun
- Penggunaan pada ibu hamil, menyusui, atau orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu harus sepengetahuan aromaterapis dan memilih jenis minyak atsiri yang aman.
- Pemakaian yang lebih pekat atau tanpa diencerkan untuk masalah kesehatan yang lebih serius sebaiknya atas rekomendasi aromaterapis yang berpengalaman
- Penggunaan jangka panjang maksimal 3 minggu, sebaiknya diikuti dengan jeda dari pemakaian selama 1 minggu.
- Simpan minyak atsiri di tempat yang aman dari jangkauan balita dan anak-anak
- Selalu lakukan patch test pada kulit sebelum mengoles ke area yang lebih besar
- Hindari penggunaan seperti dekat mata, lubang telinga, dan area sensitif lainnya
- Hindari terpapar sinar matahari selama 1×24 jam setelah memakai minyak atsiri jenis sitrus (lemon, bergamot, lime, grapefruit, sweet orange.)
- Pemakaian aromaterapi melalui metode ingestion (ditelan internal) hanya boleh dilakukan di bawah pengawasan seorang praktisi aromaterapis yang bersertifikasi dan berpengalaman. Pemakaian sembarangan yang melewati dosis aman dapat membahayakan tubuh.
- Hentikan pemakaian jika kondisi sudah membaik
- Hentikan pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter bila kondisi tidak membaik, atau mengalami perburukan.
LAKUKAN INI JIKA….
- Minyak atsiri masuk ke dalam mata: gunakan kapas atau tisu atau kain halus yang sudah dicelup dalam minyak nabati seperti olive oil, VCO untuk mengusap ujung2 mata perlahan lahan untuk menarik minyak atsiri ke luar dari mana. atau, segera bilas mata dengan air mengalir
- Kulit terasa panas atau terjadi iritasi saat mengoles minyak atsiri tertentu: segera oles dengan minyak nabati pada area yang iritasi atau panas
- Segera ke dokter apabila tanpa sengaja meminum minyak atsiri.
Monograph Singkat
Pada modul ini, kami menyertakan beberapa contoh monograph singkat tanaman atsiri yang dipakai serta manfaat terapeutik yang dikandung. Para pembelajar secara mandiri diharapkan mengembangkan khasanah pengetahuannya dengan membaca sebanyak mungkin monograph tanaman atsiri sebelum memulai proses blending.
Baca :
| Nama latin | Cananga odorata |
| Asal negara | Indonesia, Myanmar, Malaysia |
| Proses | Distilasi uap bunga |
| Warna | bening – kuning pucat |
| Cocok dipadukan dengan | Sweet orange, ginger, lavender, bergamot, rose, geranium, jasmine, sandalwood, palmarosa, citrus |
| Manfaat | menenangkan, relaksasi, mengurangi cemas, frustrasi, menstabilkan tekanan darah, sirkulasi, masalah kulit, perawatan kulit, sedatif, anti inflamasi. |
| Catatan khusus | Aroma cananga cenderung kuat, penggunaan dalam jumlah berlebihan dapat menimbulkan sakit kepala. |
| Nama latin | Eucalyptus globulus |
| Asal negara | Cina, Australia, Afrika |
| Proses | Distilasi uap daun & ranting |
| Warna | bening – kuning pucat |
| Cocok dipadukan dengan | cedarwood, cypress, lavender, lemon, marjoram, pine, tea tree, thyme |
| Manfaat | membantu menjernihkan pikiran, melegakan pernapasan, mengencerkan dahak, pilek batuk, kutu rambut, pembersih ruangan, pembersih luka, kulit lecet, antiseptik |
| Informasi khusus | Hindari penggunaan eucalyptus globulus di dekat wajah dan hidung bayi dan anak-anak di bawah usia 5 tahun |
| Nama latin | Lavandula angustifolia |
| Asal negara | Perancis, Bulgaria, Croatia, Spain, Hungary |
| Proses | Distilasi uap daun & ranting |
| Warna | bening – kuning pucat |
| Cocok dipadukan dengan | hampir semua minyak atsiri, bergamot, geranium, citrus, rempah/spice, dan bunga lain. |
| Manfaat | membantu mengatasi masalah stress, kecemasan, sulit tidur, neuralgia, menstabilkan emosi, kulit, sakit kepala, nyeri haid, mengusir serangga, luka, luka melepuh, eksim dan gatal-gatal. |
| Nama latin | Citrus limonum |
| Asal negara | Argentina, Italia, Brazil, Amerika Serikat |
| Proses | Ekstraksi ‘Cold-pressed’ kulit (fresh peel), distilasi uap |
| Warna | kuning pucat – hijau pucat |
| Cocok dipadukan dengan | Bergamot, cypress, eucalyptus, peppermint, clove bud, geranium, ginger, lavender, orange, rosemary, tea tree |
| Manfaat | anti depresi, optimis, menghalau kesedihan, gangguan pernapasan (batuk, pilek), meningkatkan kekebalan tubuh, anti microbial, membunuh bakteri, antiseptik. |
| Catatan khusus | Minyak Lemon cold pressed bersifat photosensitiser (jangan terpapar sinar UV/matahari setelah pemakaian 12-18 jam). Minyak lemon hasil distilasi tidak bersifat photosensitizer. |
| Nama latin | Mentha piperita |
| Asal negara | India, China, Amerika Serikat, Inggris |
| Proses | Distilasi uap daun segar atau separuh kering |
| Warna | Bening |
| Cocok dipadukan dengan | rosemary, lemon, orange, spearmint, eucalyptus, thyme, ginger, lavender, tea tree. |
| Manfaat | meringankan masalah pencernaan, sakit kepala, mual, pernapasan, otot pegal, kelelahan mental, terkilir, rematik, neuralgia, acne. |
| Catatan khusus | Hindari menggunakan peppermint oil pada ibu hamil dan menyusui. Encerkan lebih dulu sebelum dipakai sebagai campuran air mandi. |
Blending
Baca :
Beberapa jenis minyak atsiri dapat diblending bersama untuk menghasilkan sinergi manfaat fisik dan psikologis yang lebih besar ketimbang menggunakannya secara terpisah.
Contohnya, seseorang yang sedang menderita batuk pilek mungkin akan membutuhkan lebih dari satu jenis minyak atsiri untuk membantu melegakan pernapasan, meredakan batuk, serta menenangkan dan membantunya beristirahat. Minyak atsiri yang berpotensi membantu adalah peppermint, eucalyptus, dan lavender. Ketimbang menggunakan ketiga minyak atsiri tersebut satu persatu, kita dapat menggabungkan ketiganya menjadi satu dalam proporsi yang tepat.
Agar padu padan minyak atsiri yang kita buat menghasilkan sinergi manfaat terapeutik yang efektif, kita memerlukan pengetahuan yang tepat tentang karakteristik serta manfaat masing-masing minyak atsiri.
- 3 inhaler blank/kosong
- 2 botol roll on 10 ml
- 1 botol pipet 10 ml
- 1 botol EO dropper 5 ml
- 5 pipet plastik
- 10 smelling strip
- Essential oils: Peppermint, Eucalyptus, Cananga, Lavender, Lemon
- 30 ml carrier oil (sweet almond oil, argan atau jojoba oil)
Ke tiga jenis resep DIY di modul ini memiliki manfaat yang berbeda-beda dan cara pakai baik secara topikal maupun inhalasi.
Resep 1: Bye Bye Pusing
- 7 tetes peppermint
- 5 tetes eucalyptus
- 4 tetes lavender
Campur jadi satu semua minyak atsiri di atas ke dalam botol dropper kecil.
Manfaat :Mengurangi gejala pusing, migren, dan meningkatkan aliran oksigen ke otak.
Cara pakai :- 5 tetes dalam blank inhaler. Hirup inhaler 2-3 kali sehari atau saat diperlukan
- Siapkan botol roll on 10 ml, isi penuh dengan minyak nabati (carrier oil) pilihan. lalu teteskan 7 tetes blend kedalamnya. Biarkan campuran merata.
- Oleskan roll on pada pelipis dan belakang kepala. Hindari area dekat mata
Resep 2: Clear Beauty
- 7 tetes peppermint
- 5 tetes eucalyptus
- 4 tetes lavender
memperbaiki struktur kulit yang rusak, anti-microbial, menenangkan kulit. Ideal untuk kulit bermasalah seperti jerawat atau bekas luka.
Cara pakai :- Teteskan semua minyak atsiri sesuai formula ke dalam botol roll on atau berpipet.
- Penuhi dengan 10 ml minyak nabati (carrier oil)
- Oleskan di wajah pagi dan atau malam hari.
- Blend yang sama bisa digunakan di teteskan 4-5 tetes ke dalam diffuser untuk efek relaksasi/menenangkan dan anti microbial.
Resep 3: Breathe Well
- 4 tetes Eucalyptus
- 3 tetes Peppermint
- 2 tetes Lemon
anti viral, melegakan pernafasan, mengencerkan dahak, melegakan batuk pilek
Cara pakai :- Campur jadi satu semua minyak atsiri di atas ke dalam botol roll on 10 ml.
- Penuhi botol roll on 10 ml dengan minyak nabati (carrier oil)
- Oleskan di leher dan dada untuk pernafasan.
- campurkan minyak atsiri sesuai resep ke dalam beaker/mangkok kecil
- serap minyak atsiri ke dalam wick
- masukkan ke dalam inhaler dan tutup rapat
- siap digunakan dengan cara dihirup 3-4x sehari atau ketika dibutuhkan
PENGETAHUAN YANG BENAR ADALAH KUNCI AWAL MENUJU PENGGUNAAN AROMATERAPI YANG AMAN!